Buku yang berjudul al-Qur’ân wa `Ilm al-Nafs [al-Qur’an dan Psikologi] merupakan salah satu karya Seorang Mantan Dosen Psikologi pada Universitas Kairo, Universitas Kuwait dan Universitas Muhammad bin Sa`ud. Buku tersebut mengupas beberapa konsep psikologi yang terdapat dalam al-Qur’an. Sedangkan isinya secara detail adalah sebagaimana terlampir dalam bagian outline.
Dilihat dari jumlah cetakannya, buku di atas telah dicetak sebanyak tujuh kali. Sedangkan buku yang ada di tangan saya adalah merupakan cetakan yang ketujuh. Oleh karena itu, menurut saya, buku tersebut sangat penting dan layak dibaca oleh seluruh umat islam yang ada di Indonesia, terutama mereka yang menekuni bidang psikologi dan mereka yang ingin memahami fenomena kejiwaan manusia.
OUTLINE
Pendahuluan
Bagian Pertama: Motif Perilaku Menurut al-Qur’ân
Motif Fisiologis
Pertama: Motif menjaga diri
Kedua: Motif Melestarikan keturunan
Motif Seksual
Motif Keibuan
Motif Psikologis
Motif Memiliki
Motif Aniaya
Motif Bersaing
Motif Beragama
Motif Bawah Sadar
Benturan antara berbagai Motif
Mengatasi Motif
Kecenderungan Motif
Bagian Kedua: Rasa Menurut al-Qur’an
Rasa Takut
Macam-macam Rasa Takut
Rasa Marah
Rasa Cinta
Mencintai Diri Sendiri
Mencintai Orang Lain
Kecintaan Seksual
Kecintaan Kebapakan
Mencintai Allah
Mencintai Rasulullah
Rasa Gembira
Rasa Benci
Rasa Cemburu
Rasa Dengki
Rasa Sedih
Rasa Sesal
Beberapa Rasa Yang Lain
Perubahan-perubahan Jasmani Yang Menyertai Rasa
Mengatasi Rasa
Mengatasi Rasa Takut Pada Kematian
Mengatasi Rasa Takut Pada Kefakiran
Mengatasi Rasa Marah
Mengatasi Rasa Cinta
Mengatasi Beberapa Rasa Yang Lain
Bagian Ketiga: Pengetahuan Inderawi Menurut al-Qur’ân
Indera Di Dalam al-Qur’an
Indera Kulit
Pengetahuan Inderawi Yang Berada Di Luar Area Indera
Tipuan Pandangan
Pengaruh Motif Dan Nilai Terhadap Kesadaran Dan Pengetahuan Inderawi
Bagian Keempat: Berfikir Menurut al-Qur’an
Langkah-langkah Berfikir Untuk Memecahkan Masalah
Kekeliruan-kekeliruan Dalam Berfikir
- Berpegangan Pada Pemikiran Lama
- Tidak Mempunyai Informasi Yang Cukup
- Keberpihakan Rasa dan Emosi
Bagian Kelima: Belajar Menurut al-Qur’an
Sumber Pengetahuan
Belajar Bahasa
Nabi Adam Belajar Bahasa
Belajar Memilih Dan Membuat Ketetapan
Cara Belajar Menurut al-Qur’an
Taklid
Eksperimen Praksis, Usaha Dan Kesalahan
Berfikir
Prinsip-prinsip Belajar Menurut al-Qur’an
Motif
- Membangkitkan Motif Dengan Targhib dan Tarhib
- Membangkitkan Motif Dengan Cerita
- Memanfaatkan Peristiwa-peristiwa Penting
Pengulangan
Kesadaran
Kerja Sama Efektif
Pembagian Belajar
Pelurusan Perilaku Secara Gradual
Bagian Keenam: Ilmu Laduni Menurut al-Qur’an
Ilham [Inspiration] dan Ru’ya [Vision]
Ahlam [Dream] dan Ru’ya [Vision]
Bagian Ketujuh: Ingat dan Lupa Menurut al-Qur’an
Kelupaan
Kelupaan Dan Setan
Mengobati Kelupaan Menurut al-Qur’an
Bagian Kedelapan: Saraf dan Sumsum Menurut al-Qur’an
Bagian Kesembilan: Sosok menurut al-Qur’an
Pembentukan Manusia
Benturan Kejiwaan
Keseimbangan Dalam Sosok
Sosok Yang Sempurna
Macam-macam Sosok Menurut al-Qur’an
Orang-orang Beriman
Orang-orang Kafir
Orang-orang Munafiq
Kekuatan Logika Menurut al-Qur’an
Menggugurkan
Menjastifikasi
Membentuk Penolakan Perbuatan
Perbedaan-perbedaan Individual menurut al-Qur’an
Perkembangan Manusia Menurut al-Qur’an
Perkembangan Sebelum Lahir
Perkembangan Setelah Lahir
Perkembangan Inderawi Anak
Bagian Kesepuluh: Pengobatan Psikologis Menurut al-Qur’an
Beriman dan Merasa Aman
Beriman dan Menisbatkan Diri Pada Suatu Kelompok
Beriman pada Akidah Tauhid
Takwa
Ibdah
- Shalat
- Puasa
- Zakat
- Haji
- Sabar
- Dzikir
- Taubat
Daftar Pustaka
